Belum lama ini, bangsa kita beruntut ditimpa musibah. Dari banjir, gempa, dan bahkan kasus bank century yang nyaris sampai hari ini belum bisa terselesaikan. Ditengah makin panasnya suasana politik di negeri kita, rakyat-rakyat kecil menjadi korban dari kejahatan para pemimpin alias cukong-cukong yang merong-rong negeri ini. Ketika terjadi kasus dalam Negara banyak orang-oarang yang berusaha memcahkan masalah ini, mulai dari LSM sampai badan hukum yang kian bobrok mulai dari aksi-aksi dijalan hingga aksi mogok makan.

Namun ketika musibah menimpa kita, kenapa yang terjadi hanya aksi solidaritas semata tanpa instropeksi dalam diri masing-masing jiwa. Kita hanya menyebut bahwa ini hanyalah gejala alam semata tanpa kita telisik lebih jauh.

Dalam risalah yang pendek ini kami penulis ingin mengajak kepada para pembaca, bagaiman kita menelisik masalah –masalah yang menimpa nergeri kita berdasarkan persepekti syari’ah. Bagaimanakah islam memandang musibah/bencana yang melanda negeri ini ?

Dalam sebuah hadits rosulullah bersabda ;

Apabila umatku telaj Melakukan lima belas perkara maka bala’ (bencana) pasti turun kepada mereka, yaitu ;

  1. Apabiala harta Negara hanya beredar (dimiliki0 pada orang-orang tertentu saja.
  2. Bila amanah dijadikan sumber keuntungan
  3. Zakat dijadikan hutang
  4. Suami memperturutkan kemauan istri
  5. Anak durhaka terhadap ibunya
  6. Sedang ia berbuat baik pada temannya
  7. Dia menjauhkan diri dari ayahnya
  8. Suara-suara ditinggikan di masjid
  9. Yang menjadi pemimpin suatu kaum adalah orang yang terhina diantara mereka

10. Seseorang dimuliakan karena ditakuti kejahatannya

11. Khamr (segala yang memabukkan) sudah diminum disegala tempat

12. Kain sutra telah banyak dipakai(oleh kaum laki-laki)

13. Para biduanita disanjung-sanjung

14. Music banyak dimainkan

15. Generasi terakhir umat ini melaknat (menyalahkan) generasi pertama(sahabat rosulullah)

Maka ketika itu hendaklah mereka menanti angin merah atau gempa bumi ataupun mereka akan diubah bentuk menjadi makhluk lain. (HR.Tirmidzi)