ketika kita sebutkan bulan muharam, yang dalam benak anda pasti tahun baru. Yang lebih mengenaskan lagi ada sebutan filosofi jawa “sasi suro” yang mana bulan ini justru menurut mereka adalah bulan yang kramat. Missal saja sebuah tradisi yang menyesatkan yaitu kirab kebo kyai salmet yang ada di keratin solo. Kirab ini dilakukan tiap malam satu suro yang menurut mareka hal ini dapat mengundang berkah. Mereka berebutan kotoran kebo tersebut dan bahkan ketika kebo itu memakan dagangan milik mereka ini adalah suatu keberkahan yang akan menjadikan dagangannya laris.

Inlah sedikit deskripsi kebodohan umat islam di negeri kita yang masih membudayakan dan mensakralkan kejahiliyahan nenek moyang mereka entah mbah-mbahnya, sampai gantung siwur alis bebuyut mereka. Kalau kita Tanya mereka ya….tentu mereka akan menjawab agama kami islam lho….kok ….bisa begitu….? Nah inilah kebodohan orang orang yang tidak mau belajar tentang islam. Mereka hanya sekedar meniru mbah-mbah mereka. Sebagaimana firman allah;

dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi Kami hanya mengikuti apa yang telah Kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”. (Al-Baqoroh ; 170)

Nah…..! tentu anda tidak mau jadi orang bodoh bukan…! Sekarang mari kita kembali kepada qur’an dan sunah agar tidak tersesat. Lalu bagaimanakah bulan muharram dalam persepektif qur’an dan sunah?

Baikalah kita langsung menuju inti pembahasan. Bulan muharram dalam persepektif qur’an dan sunah ;

  • Bulan muharam adalah salah satu bulan yang disucikan.

Sebagaimana firman allah ;

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram[640]. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri[641] kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (at-taubah ; 36)

[640] Maksudnya antara lain Ialah: bulan Haram (bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab), tanah Haram (Mekah) dan ihram.

[641] Maksudnya janganlah kamu Menganiaya dirimu dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang, seperti melanggar kehormatan bulan itu dengan Mengadakan peperangan.

  • Disunahkan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 muharam

Puasa pada bulan ini sangatlah mulia sebagaimana sabda rosulullah ;

“puasa yang paling utama setelah puasa romadhon adalah puasa muharam”

(HR.Muslim)

Ketika beliau rosulullah saw. Ditanya tentang puasa muharam beliau bersabda ; “puasa tersebut menghapus dosa satu tahun yang lalu”

Wah ternyata bulan muharam adalah bulan yang mulia dan penuh dengan amalan yach…! Sekarang dah tahu to….! Mari kita amalan ilmunya dan mudah-mudahan allah memberikan kemudahan kepada kita untuk melaksanakan sunah-sunah tadi. Oooookkkkkk !!!!!!!!!

Dan jadikanlah tahun baru ini sebagai momentum perubahan untuk melangkah menuju masa depan yang diridhoi Allah swt.

Be your new self and get your dream, may allah bless us !

Amin………………….!