Sesungguhnya tugas hidup seorang muslim terangkum dalam firman allah swt.,

Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.(qs.al-haj ; 77)

Didalam memkanai ayat agar lebih jelas maka mari kita buka kitab tafsir. dalam tafsir wadhih al-muyassar disebutkan makna ayat ini ;”wahai orang-orang yang beriman sholatlah kamu dengan khusuk dan sembahlah allah yang esa dan dan berbuat baiklah yang dengan itu mendekatkan kamu Kepada rabbmu sehingga kamu menjadi orang yang beruntung

Penulis teringat ketika duduk di bangku smp, ada sebuah petuah dari arab yang artinya “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”. Kata ini pendek namun penuh dengan makan-makan yang tersirat didalamnya. Anda akan dihargai dimata manusia ketika anda dapat bermanfaat bagi mereka.

Meski demikian bukan berarti anda kemudian harus menjadi manusia yang sosialis total seperti halnya jati dir orang jepang/cina timur. Tapi juga bukan jati diri yang individualis layaknya orang-orang barat. Karena islam ini agama yang tawasuth (ditengah-tengah) artinya anda harus menjadi orang yang balance alis seimbang. Seimbang antara social dan individu dan anda tidak boleh mengorbankan salah satu dari keduanya.

Lalu bagaimanakah anda dapat bermanfaat bagi oaring lain ? tentunya kita akan belajar dari rosulullah bagaimanakah beliau mengimplementasikannya.

“setiap ruas punya hak sedekah. Setiap hari orang yang menolong saudaranya dalam menaiki kendaraanya dan mengangkat beban keatas kendaraan adalah bentuk sedekah. Uacapan baik dan setiap langkah seorang yang berjalan menuju sholat adalah sedekah, dan orang yang menunjukan jalan juga sedekah.” (HR.Bukhori)

Dalam riwayat lain dikatakan,

“kamu menunjukan orang yang terseat merupakan sedekah, anda menuntun orang yang kurang jelas penglihatannya adalah sedekah, kamu membersihkan batu, duri, tulang dari jalan adlah sedekah. Kamu menuiangkan dari gayungmu ke dalam gayung saudara-saudaramu adalah sedekah.”

Lihatlah sobat betapa las medan amal kita, namun sudahkah kita mengimplementasikannya ?. bahkan dalam riwayat lain dikatakan,

“barang siapa yang mengentaskan salah satu dari kesulitan dunia yang menimpa seorang mukmin, maka allah akan mengentaskan dari kesulitan-kesulitan pada hari kiamat.” (HR.Bukhori)

Baiklah sekarang aku letakkan untuk kamu sekalian wahai sobat, lima criteria yang kamu bia memulainya dan sekaligus mencatatkan diri kamu dalam golongan orang yang bermanfaat bagi orang lain.

  1. Membantu orang yang membutuhkan

2.  Meringankan beban orang yang lemah

3.  Menghibur orang yang kena musibah

4.  Memperhatikan kebutuhan orang

5.  Bergabug dalam kegiatan social

Wahai sobat, mari sing-singkan lengan bajumu, maju dan berjuanglah menuju pribadi yang sosial yang bermanfaat bagi orang lain. Lebih cepat lebih baik, mulailah dari sekarang selagi waktu masih ada dan lanjutkan…….!!!