Siapa sih yang gak kenal Segitiga Bermuda? Wilayah perairan di samudra Atlantik, sebelah selatan Amerika Serikat ini memang memiliki reputasi yang besar. Mitos tentang orang yang hilang secara misterius yang dihubungkan dengan Segitiga Bermuda begitu kuat sehingga buku, dokumentasi TV, bahkan film dibuat tentang hal ini. What?! Mitos!? Yep. Ini adalah mitos… Let’s find out!

How This Myth Getting Started
Oke. Mitos ini mengatakan bahwa perairan di Segitiga Bermuda itu sangat berbahaya. Apabila kita melintas baik di laut atau udara, konon kita akan menghilang atau tenggelam.
Benih-benih mitos ini muncul ketika sebuah penerbangan lima pesawat pengebom Avenger Torpedo terbang dari landasan pangkalan armada di Fort Lauderdale, Florida, dalam latihan pengebom rutin di tahun 1945. Cerita ini berlanjut bahwa dalam cuaca yang sangat cerah, pilot-pilot berpengalaman ini mengalami disorientasi secara misterius dan menghilang secara tiba-tiba. Bahkan pesawat Martin Marines yang dikirim untuk menyelamatkannya juga menghilang secara misterius.
Dan mitos ini mengklaim juga bahwa tidak hanya pesawat saja yang hilang. Sebut saja kapal layar Marie Celeste, atau kapal selam USS Scorpion. Dan banyak lagi yang tentunya kita sudah banyak membaca.

Kita Banyak Mengabaikan Fakta
Yap! Kasus-kasus ini nampaknya telah dibesar-besarkan dengan sangat manis, menjadikannya mitos yang cukup besar.
Sebenarnya, wilayah Segitiga Bermuda itu sangat luas. Satu juta kilometer persegi atau seperlima wilayah Australia. Kita bisa mengumpulkan banyak kapal di wilayah sebesar itu. Lalu apakah mereka semua tenggelam?
Dan fakta yang penting juga, yang mampu menjelaskan mengapa banyak kapal laut yang hilang, bahwa daerah ini, adalah tempat munculnya sebagian besar angin topan Atlantik yang menyerang pantai timur Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh Arus Teluk yang mengair cepat dan bergolak melalui Segitiga Bermuda. Banyak topan liar yang tiba-tiba muncul, dan dapat pula tiba-tiba hilang. Jadi jelas Segitiga Bermuda adalah perairan yang berbahaya, tapi bukan karena UFO, gravitasi, atau mitos lainnya..

No Evidence
Seringnya ’hilang secara misterius’ ternyata disebabkan karena dasar laut di sekitar Segitiga Bermuda cukup dalam sekitar 30.000 kaki (9.144 meter). Ini yang menyebabkan kapal itu sulit atau bahkan gak pernah ditemukan.

Lalu?
Faktanya, kapal Marie dan USS Scorpion tidak hilang. Mereka ditemukan juga akhirnya. Dan kenyataannya, ditemukan jauh dari Segitiga Bermuda. Jadi jelas kesan ’membesarkan cerita’ itu…..
Soal pesawat yang hilang, faktanya, para pilot itu bukanlah pilot yang berpengalaman. Mereka semua sedang dalam masa latihan di bawah komandan Letnan Charles Taylor. Dan ironisnya, komandan ini pada saat kejadian, sedang sakit setelah minum minuman keras. Ia mencoba mencari pengganti, tetapi gagal. Jadi bayangkan saja. Murid yang baru belajar, di ajarkan oleh seorang guru yang ’mabuk’. Hmmmm…
Soal pesawat penyelamat, faktanya, ia mengalami kecelakaan pada saat lepas landas. Pesawat itu meledak berkeping-keping, namun pada saat terjadi badai. Kesannya ’hilang’ gitu deh~

Epilog
Jujur saja. Segitiga Bermuda telah menjadi misteri favorit saya dari SD. Saya udah banyak baca tentang kasus-kasus yang terjadi. Huh.. Kadang kala cerita sebenarnya lebih membosankan. Mau gak mau, kita harus menutup imajinasi bahwa ada UFO disana, medan magnet Bumi yang kuat, atau pusaran air yang mematikan. Hehe…

sumber ; momond.blogspot.com