@ Setiap orang menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Namun tidak setiap orang berhasil meraihnya. Padahal, pada dasarnya setiap orang memiliki hak dan peluang untuk meraih kesuksesan. Rahasia untuk meraih sukses adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip dan syarat-syarat untuk menuju sukses sebagai berikut:
Prinsip pertama: Percaya Anda bisa sukses; pronsip atau syarat pertama untuk sukses adalah dengan ‘percaya bahwa Anda bisa sukses’. Rasa percaya yang kuat akan membangkitkan energi, semangat dan kekuatan yang dibutuhkan untuk meraih sukses. ‘Percaya bisa sukses’ adalah kekuatan penggerak dibalik semua kemajuan yang telah dicapai oleh manusia. Keraguan atau ‘tidak percaya’ adalah penyebab utama semua kegagalan. Barang siapa berpikir ragu, akan berakibat kegagalan. Dan siapa berpikir sukses akan berakibat keberhasilan.
Musuh sukses yang utama adalah keraguan, kekhawatiran atau ketakutan. Karena itu, keraguan, kekhawatiran atau ketakutan harus dihancurkan. Cara terbaik untuk menghancurkan keraguan, kekhawatiran atau ketakutan adalah dengan membangun ‘kepercyaan diri’ dan melakukan ‘tindakan’. Untuk itu, Anda harus membangun kepercayaan diri. Tak seorangpun dilahirkan sudah lengkap dengan kepercayaan diri. Mereka yang tampil dengan percaya diri dan penuh ketenangan adalah mereka yang telah belajar dan melatih diri mengalahkan keraguan dan ketakutan. Kunci utama untuk mengalahkan keraguan dan ketakutan adalah melakukan ‘tindakan’. Lakukan tindakan spesifik untuk menghilangkan keraguan, lebih cepat lebih baik. Sikap ragu dan ‘menunda’ hanya akan memupuk kekhawatiran atau ketakutan.
Latihan untuk menghancurkan keraguan, kekhawatiran dan ketakutan adalah sebagai nerikut: Langkah pertama, tentukan secara spesifik apa yang sebenarnya yang dikhwatirkan atau ditakutkan. Langkah kedua, ambil ‘tindakan’. Ada tindakan tertentu untuk ketakutan tertentu, misalnya, Anda khawatir tidak akan lulus dalam ujian. Ambil tindakan, ubah ‘kekhawatiran’ menjadi ‘waktu belajar’. Anda khawatir atau malu dengan penampilan diri. Ambil tindakan, ‘perbaiki penampilan’, berpakaianlah yang rapih dan bersih, rambut dirapihkan, dan sebagainya. Jangan ragu bertindak, tak pernah ada tindakan berharga yang dilakukan orang tanpa mendapat kritikan orang. Untuk meningkatkan rasa percaya diri, biasakanlah melakukan tindakan-tindakan berikut: duduklah selalu dikursi terdepan, lakukan kontak mata jika berbicara dengan orang, berjalanlah lebih cepat dari biasanya, berbicaralah terus terang, dan selalu tersenyum.
Prinsip kedua: Selalu berpikir besar dan sukses; dimanapun Anda berada dan dalam situasi apapun, selalu ingatkan diri Anda, bahwa Anda lebih baik daripada yang Anda kira. Berpikirlah yang besar, jika Anda berpikir besar dan percaya bahwa Anda bisa sukses, maka Anda akan meraih sukses yang besar. Berpikir kerdil akan menghasilkan hal-hal kerdil. Kembangkanlah kepercayaan diri yang besar, jangan biasakan mencela diri, karena sebenarnya Anda lebih baik daripada yang Anda kira. Berkonsentrasilah pada asset dan kelebihan-kelebihan Anda. Gunakan kosakata besar, bentangkan visi, lihat berbagai kemungkinannya bukan apa yang ada. Bisakan menambah nilai pada benda, orang lain, dan diri sendiri. Jangan berpikir mengenai hal-hal sepele, fokuslah pada sasaran besar.
Prinsip ketiga: Berpikir kreatif; berpikirlah secara kreatif untuk menemukan cara-cara baru yang lebih baik untuk melakukan pekerjaan apa saja. Dimulai dengan percaya bahwa segala sesuatu dapat dikerjakan lebih baik. Kemudian, rasa percaya itu akan mendorong pikiran kreatif untuk menemukan cara melakukannya. Hapus istilah ‘tidak mungkin’ dalam pikiran Anda dan jangan pernah gunakan kosakata ‘tidak mungkin’. Tanggalkan cara berpikir tradisional, karena ia akan menghambat pikiran-pikiran kreatif. Biasakan menjadi pendengar yang baik, dengarkan gagasan-gagasan orang lain, dan terimalah gagasan baik. Biasakan bereksperimen untuk mencoba cara-cara baru mengerjakan sesuatu secara lebih baik. Barapa banyak hal yang dapat Anda kerja tergantung pada berapa banyak Anda berpikir dapat melakukannya. Jika Anda berpikir dapat mengerjakan lebih banyak, maka pikiran Anda akan bekerja kreatif memperlihatkan caranya. Terimalah setiap tantangan peluang untuk bekerja lebih banyak. Seseorang yang menerima tanggung jawab lebih besar akan membuat ia akan lebih menonjol dan memperlihatkan bahwa ia lebih berharga.
Prinsip keempat: Respek terhadap diri sendiri; pengalaman menunjukkan bahwa orang yang menerima respek paling besar adalah orang yang paling berhasil. Untuk mendapat respek dari orang lain seseorang harus lebih dahulu berpikir bahwa ia layak menerima respek itu. Semakin besar respek yang ia miliki terhadap dirinya sendiri, semakin besar pula respek yang akan diberikan oleh orang lain kepadanya. Orang lain melihat dalam diri Anda apa yang Anda lihat di dalam diri Anda sendiri. Anda akan menerima perlakuan yang Anda pikir layak Anda peroleh. Jika seseorang berpikir inferior, ia pun berperilaku secara inferior. Karena pikiranlah yang mengatur tindakan/perilaku.
Untuk mendapat respek dari orang lain seseorng harus berpikir bahwa ia layak menerima respek itu. Semakin besar respek yang ia miliki terhadap dirinya, semakin besar pula respek yang akan diberikan oleh orang lain kepadanya. Respek seseorang terhadap dirinya tercermin pada ‘penampilannya’ dan cara berpikirnya terhadap ‘pekerjaannya’ sendiri. Karena itu, perbaikilah penampilan Anda. Setiap hal yang berkaitan dengan penampilan, utamakanlah kualitas ketimbang kuantitas. Gunakanlah selalu yang berkualitas. Jika penampilan Anda baik, Anda pun akan bertindak dengan cara terbaik. Anda akan mendapatkan kesan respek dari orang lain. Tetapi yang terpenting sebenarnya adalah ‘Anda mendapatkan respek itu dari diri Anda sendiri’. Jadi kunci untuk mendapatkan apa yang diinginkan adalah cara berpikir positif terhadap diri sendiri. Satu-satunya dasar untuk menilai kapasitas Anda adalah perilaku Anda. Dan perilaku Anda dikendalikan oleh pikiran Anda. Anda adalah apa yang Anda pikir mengenai diri Anda sendiri. #