Seorang pemuda miskin yang lapar, duduk menopang dagu di sebuah jembatan mengamati sekelompok pemancing. Menengok ke dalam keranjang dan melihat setumpuk ikan di dalamnya, pemuda itu bergumam, “Andaikata saja, aku punya ikan sebanyak itu, aku tidak akan kacau seperti ini. Aku akan menjualnya serta membeli pakaian dan makanan.”

“Hei, aku akan memberikanmu beberapa ikan bila kau mau melakukan hal kecil untukku,” jawab pemancing tiba-tiba.

“Yah, mengapa tidak?”

“Pegangkan kail ini untukku sebentar saja. Aku ada keperluan di jalan di dekat sini,” kata orang tua itu.

Pemuda itu dengan senang menerima tawarannya. Saat ia merentangkan kail orang tua itu, ada ikan yang menggigitnya, dan ia menangkap ikan demi ikan. Tak lama kemudian wajahnya terlihat tersenyum, menikmati kegiatannya.

Ketika orang tua itu kembali, ia berkata, “Aku akan memberimu ikan yang kujanjikan. Nah, ambillah semua ikan yang telah kau tangkapkan untukku. Tetapi aku juga ingin memberimu sedikit nasihat. Lain kali, ketika kau membutuhkan sesuatu, jangan membuang waktu melamun dan berharap sesuatu akan terjadi. Gerakkan dirimu, ambil kailmu sendiri dan buatlah itu terjadi.”