Beberapa hari ini aku di rayu terus menerus oleh ibu-ibu kantor untuk ikutan senam. Selain biar sehat…tubuh jadi langsing katanya. Aku yang dasarnya tidak menyukai kegiatan seperti itu..hanya nyengir saja. Paling tak guyoni kalau senamnya perempuan semua dan lagu pengiringnya nasyidnya Izzis atau Ar Ruhul Jadid aku mau!! he..he..tapi mokal ya ? Dan sepertinya jadwal renangku sudah cukup membuatku sehat deh..

Alasan sebenarnya…kalau mereka tahu mungkin bisa membuat senyum. Aku mempunyai keinginan. Mungkin bagi banyak orang…keinginanku ini terasa lucu. Tapi memang itulah yang ada dibenakku. Aku sendiri juga bingung kalau di tanya, “Kok bisa?” Biasanya aku hanya nyengir saja. Dan tidak melanjutkan keteranganku…keqi kalau ditertawakan.

Aku Ingin menjadi Perempuan yang punya bentuk tubuh ndut!..iya…ndut!..tuuuhh kan? Pada heran kan ! Aku menyukai wanita dengan tubuh ukuran di atas kewajaran. Istilah halusnya XL GIRL! Walaupun memang ga sembarang bulat sih.

Tahu kenapa aku begitu inginnya punya badan berukuran XL ? Dari kecil aku terkesan dengan wanita yang mempunyai ukuran ekstra ini. Perempuan yang mengasuhku sewaktu kecil badannya gendut. Sedangkan Ibuku, badannya kecil. Istilah kerennya langsing.

Aku menyukai tubuh pengasuhku yang gendut. Aku merasakan kehangatan saat bergelayut di pangkuannya. Ketika di peluknya. Ada kenyamanan disana. Bahkan sampai sekarang, kalau aku pulang ke rumah, begitu melihatku beliau langsung memelukku dan menciumiku, tidak berduli aku masih berbau ga karuan karena perjalanan jauh dan juga tidak berduli aku sudah hampir kehabisan nafas karena pelukannya.

Begitu mulai belajar mengenal orang lain, Allah mempertemukanku dengan banyak wanita yang berbadan ekstra. Yang aku kenal adalah mereka orang-orang yang ramah grapyak dan selalu ceria. Dari teman sepermainanku bahkan sampai sekarang ketika aku bekerja yang jauh dari kampung halaman. Bahkan beberapa adik binaanku mempunyai ukuran badan ekstra tetapi kulihat justru merekalah yang selalu tampil sumringah. Hampir tidak pernah kusut wajahnya.

Wajah ramah sumringah, tulus dan menyenangkan. Seakan kehidupan berjalan tanpa beban. Mungkin antum akan protes, tidak juga tuh! Aku tidak berduli…aku hanya ingin mengenal mereka seperti sekarang aku mengenalnya. Mereka adalah pribadi-pribadi yang hangat. Itu saja !

Tetapi entahlah, banyak cara yang kucoba untuk memelarkan badanku, tetapi tidak terlalu sukses. Hanya manjur saat masih kuliah di jurangmangu. Saat itu adalah saat yang paling aku sukai. Dengan pipi bulat dan badan yang tidak bisa di bilang kurus. Sekarang mah boro-boro, setiap pulang ke rumah pasti bapak ibu protes karena kekurusan katanya. Ibuku memang punya selera yang sama dengan aku. Suka dengan wanita berbadan ekstra.

Melihat mereka…aku semakin yakin..bahwa Allah selalu memberikan keindahan lain yang bahkan orang lain tidak memilikinya. Kebanyakan wanita..terlalu sibuk memoles yang tampak…sedangkan kepribadian yang tersembunyi terlupakan. Apalagi di jaman materialistik yang semakin menggila ini.

Perhatikan dunia materi kita. Iklan apa yang tidak menggunakan tubuh wanita ?…Hampir tidak pernah ada. Wanita sudah menjadi bagian dari industri itu sendiri. Dan bukan wanita dengan tubuh yang sembarangan pula..pasti yang ehem..ehem..kalaupun ada yang menggunakan wanita berbadan ekstra sebagai modelnya….kebanyakan menjadi bahan lelucon atau cemoohan.

Makanya aku salut dengan mereka. Dengan keceriaan hidupnya yang tidak terbebani stikma masyarakat ..bahwa wanita yang mempunya nilai jual tinggi adalah mereka yang mempunyai ukuran badan ideal.

Islam menginginkan…semua wanita terlihat kemuliaannya. Tentu saja sebagai hamba Allah. Yang tidak mudah mengumbar aurat yang ujungnya hanya memuaskan laki-laki yang belum tentu menjadi suaminya. Wanita yang sibuk memoles kepribadiannya. Yang sibuk mentarbiyah dirinya.

Agar ketika orang melihatnya…bukan lagi tubuhnya yang menjadi ukurannya..tetapi kemuliaan yang dimilikinya…seperti ungkapan salah satu murid sufi ternama Rabiah Al Adawiyah tentang gurunya ini…Ia bertutur..”Saat kami berada di dalam majelis Rabi’ah dan menyimak pelajarannya, kami sering lupa bahwa dia adalah seorang perempuan”

Pernyataan itu bagiku luar biasa…Rabi’ah dilihat bukan karena ia wanita..bukan karena perhiasan dunia yang menghiasinya..yang Allah titipkan padanya…tetapi karena kemuliaan yang di miliki Rabi’ah !

Mari kita tarbiyah diri kita sebaik-baiknya…dengan kesungguhan hati. Agar manusia melihat kemuliaan kita..bukan fisik dan kekayaan kita semata. Dan juga kita semakin cantik di hadapaan Allah. Semakin istimewa ketika kita harus menghadapNya kelak..! Menjadi wanita yang hanya ampunan, ridho dan surga Allah lah yang menjadi tujuan ! Wallahu’alam bishowab !

buat sodari2ku yg di karuniai Allah badan XL…napa mesti minder ?..yg penting sholihah n sehat kan ?..syukuri aja…Allah pasti akan menambah kenikmatan itu…so, keep istiqomah yuukkk…!