Milis DT – Pertama, harus Anda ketahui makna pluralitas kepribadian Anda:
1) Anda menurut pikiran Anda.
2) Anda menurut perasaan Anda.
3) Anda apa adanya.

“Anda menurut pikiran Anda” adalah Anda yang diada-adakan, Anda yang tiada, yang sering menipu Anda sebagai Anda yang sebenarnya, sehingga dipilih untuk mewakili Anda di dunia ini. Anda yang sangat Anda andalkan.

“Anda menurut perasaan Anda” adalah Anda yang menjadi beban Anda, Anda yang selalu merengek minta diladeni(dilayani). Anda yang selalu ingin yang enak-enak dan manja, Anda yang tidak pernah dewasa, dan karena itu selalu Anda sembunyikan, tapi sering mewakili Anda di dunia ini tanpa Anda sadari.

“Anda apa adanya” adalah fitrah Anda, hanya Allah yang tahu. Anda yang selalu condong kepada tauhid (meng-esa-kan Allah, menyembah dan hanya bergantung kepada-Nya), Anda yang selalu condong kepada kebenaran, kesucian, keadilan dan kearifan, Anda yang selalu condong kepada kebaikan dan perbaikan, yang bisa Anda dekati melalui zikrullah, tafakur, dan taddabur (ijtihad) untuk mengenal Al-Qur’an serta jihad menegakkan kemuliaan (nilai-nilai) agama di dunia nyata dimana Anda hidup.

Anda harus sadari bahwa “Anda menurut pikiran Anda” dan “Anda menurut perasaan Anda” adalah Anda yang relativistik, Anda yang berubah-ubah, yang selalu bergoyang mengikuti arus kehidupan, sehingga Anda hanyut dan tersesat entah kemana. Jadilah Anda menurut “Anda apa adanya”, yakni menurut fitrah Anda. Anda yang mampu berdiri mandiri sebagai khalifatullah di bumi, Anda yang mampu mengendalikan arus kehidupan.

Anda sebagai insan merdeka, yang tidak condong dan didominasi oleh sesama makhluk. Anda sebagai insan merdeka, yang tiada menyembah sesuatu kecuali Allah.

disadur dari buku: Menzikirkan Mata Hati, Pesan-pesan Spiritual Penjernih Hati. Karya Muhammad Arifin Ilham

pustaka islam