Beberapa nama mengaku sebagai manusia masa depan dan telah melakukan perjalanan menembus waktu, mereka sekedar mampir ke masa kini untuk keperluan tertentu ataupun mengemban misi khusus. Salah satunya adalah John Titor, mengaku sebagai prajurit Amerika dari tahun 2036, banyak yang menganggap cerita John Titor adalah hoax, karena ada beberapa ceritanya yang tidak terbukti.
Bila kita bicara tentang misteri perjalanan menembus waktu, pasti tidak akan terlepas dari teori Einstein. Albert Einstein berteori bahwa ruang dan waktu saling berhubungan dan menyajikan teori gravitasi dalam 16 persamaan. Medan ruang & waktu adalah 4 dimensi, apabila gravitasi dapat membuat waktu bergerak lambat maka mungkin juga dapat membuat waktu bergerak lebih cepat dan menyebabkan terjadinya lekukan ruang & waktu.
Gravitasi yang cukup kuat akan melekukkan ruang, maka waktu akan terlekuk membentuk lorong, inilah konsep “lorong waktu” yang sering kita lihat di film-film. Dengan bantuan laser yang bersilangan maka kita dapat melompat kemasa depan atau kemasa lalu melalui “lorong waktu”, hal ini dikemukakan oleh Prof. Ronald Mallett dimana ia menggunakan persamaan Einstein yang dipadukan dengan penggunaan sinar laser. Secara keseluruhan, apa yang dikemukakan Prof. Mallett sangatlah rumit, tapi ini bukanlah ide gila.
Perjalanan menembus waktu memang sering dianggap gila dan mustahil untuk dilakukan, tapi ingat teori relativitas Einstein yang sepertinya memungkinkan ini terwujud.
Aroma skeptis semakin terasa dengan munculnya paradox tentang ini, yaitu bila anda kembali ke masa lalu dan membunuh nenek anda maka anda tidak akan pernah lahir kedunia dan akibatnya susunan waktu akan berubah. Tapi apabila ruang & waktu berbeda untuk setiap orang maka mungkin “ruang & waktu” John Titor berbeda dengan “ruang & waktu” kita, dan jika ruang & waktu berbentuk kurva, mungkin saja kurva waktu John Titor “berpotongan” dengan kurva waktu milik kita. Mungkin ini yang menyebabkan ada cerita John Titor tentang kejadian di masa depan tidak menjadi kenyataan, kurva waktu yang berpotongan mungkin juga yang memicu time travel.
Awal tahun 2003, nama Andrew Carlssin terpampang di media luar negeri. Andrew Carlssin ditangkap badan penyelidik Amerika FBI (Federal Bureau of Investigation) karena dicurigai melakukan insider trading, Carlssin tidak pernah gagal dalam 126 trading dalam waktu dua minggu. Para jagoan trader di wall street selama bertahun-tahun tidak bisa melakukan hal ini sehingga memunculkan kecurigaan, saat interogasi dengan FBI Carlssin mengaku datang dengan mesin waktu dari tahun 2256. Pengetahuan pergerakan pasar adalah sesuatu yang biasa baginya sehingga dia dapat membuat keputusan-keputusan trading yang tidak akan meleset. Pengakuan Carlssin tidak dipercaya begitu saja, untuk memperkuat pengakuannya Carlssin memberitahukan tanggal berapa Amerika akan melakukan invasi ke Irak dan ternyata prediksi Carlssin tidak meleset. Berita Andrew Carlssin kemudian tidak terdengar lagi dan tidak ada media yang meliput, belakangan FBI malah menyangkal kalau pernah menangkap Carlssin.
Andrew Carlssin mengaku menggunakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu tapi dia menolak memberitahukan lokasi mesin waktu yang digunakannya karena kuatir akan disalahgunakan, sedangkan John Titor mengaku melewati black hole mini untuk melakukan time travel. Mengenai black hole mini, percobaan CERN masih berlanjut setelah kerusakan yang disebabkan seekor burung pada mesin LHC mereka.
Berita Andrew Carlssin berakhir begitu saja seperti postingan John Titor di Internet, apakah cerita mereka adalah hoax, saya tidak tahu pasti. Andrew Carlssin sama misteriusnya dengan John Titor, misterius seperti pergerakan waktu yang tidak seorang pun saat ini dapat menebak kemana waktu akan membawa kita…..

sumber: id.shvoong.com