Seorang kakek tua senantiasa bangun setiap pagi, mengambil sapu yang tersandar di dinding bilik rumahnya untuk kemudian berjalan ke jalan kecil di depan rumahnya. Tak lama nampak kemudian beliau sudah asyik menyapu dedaunan yang berserakan di jalan tersebut.

Hari beranjak terang, satu demi satu orang melewati jalan tersebut. Macam-macam tingkahnya, ada yang berjalan cepat sekali seakan diburu waktu, ada yang santai saja, ada yang tertawa-tawa penuh riang dengan teman di sebelahnya, ada yang bercanda dengan sang kakek sebentar untuk kemudian melanjutkan perjalanan, ada yang menunduk bagai sedang dilanda masalah berat dan banyak lagi.

Ketika jalanan mulai tampak sepi karena orang-orang sudah disibukkan dengan kegiatannya masing, Sang kakek pun tak lama kemudian menyudahi pekerjaannya. Tampak puas sekali wajahnya.

Seorang pernah bertanya padanya, “Kenapa kakek tidak pernah bosan menyapu jalanan ini setiap pagi?”

Kakek tersenyum, menerawang dan kemudian menjawab, “Hal yang bisa kubagi buat banyak orang sekarang adalah keramahan dan senyuman, dan sungguh setiap pagi kudapatkan timpalan serupa berupa keramahan dan senyum yang manis dari banyak orang yang lewat, bahkan kala mereka sedih dan sibuk sekalipun …., ”

Sahabat, apakah yang telah kita bagi pada orang lain pagi ini …