langkah_sukseskey: langkah menuju sukses, pantang menyerah, putus asa, semboyan muslim.

Kehidupan di dunia pasti peluh dengan tantangan, derita, musibah, dan kegagalan yang kalau anda pikirkan terasa sesak, sakit di hati. Semakin anda pikirkan, semakin anda berputus asa, tidak kuasa menahannya, namun tahukah anda bahwa satu derita akan melupakan derita yang lainnya. Derita hari ini melupakan derita hari kemarin, derita hari esok akan melupakan derita hari ini.
Itulah dinamika kehidupan, karena itu jangan pernah berputus asa, semuanya itu akan berlalu. Itulah kehidupan, itulah sejarah, terus akan berputar tak akan berhenti di satu tempat. Karenanya janganlah karena mendapatkan derita hari ini, anda berputus asa. Tidak sepantasnya seorang muslim patah arang hanya karena tantangan yang dihadapi hari ini seberat apapun. Rasulullah mengatakan,
لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمُ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ ، فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ مُتَمَنِّيًا لِلْمَوْتِ ، فَلْيَقُلْ : اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي ، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي
“Janganlah kamu berharap mati ketika ditimpa malapetaka. Namun jika harus demikian, maka katakanlah: Ya Allah hidupkanlah aku jika hidup ini baik bagiku, dan matikanlah aku jika mati itu baik bagiku.” (Riwayat Bukhari 5239)
Janganlah pernah merasa putus asa, sampai-sampai anda merasa perlu untuk meminta kepada Allah agar segera dimatikan, agar segera di akhiri hayat anda, hanya karena tidak kuasa menahan beban hidup, tidak kuasa menahan derita hidup, kemudian anda berputus asa.
Percayalah hari akan terus berputar, kondisi akan terus berubah, karena Allah tidak pernah menentukan, tidak pernah membuat dunia ini kekal bagi siapapun. Lihatlah betapa banyak orang yang sukses sebelum anda, sekarang mereka tinggal kenangan dalam sejarah. Dan betapa banyak orang yang menderita dalam sejarah namun disaat ini mereka adalah orang yang paling banyak tersenyum karena telah berbahagia. Mereka tidak lagi ingat akan hari yang telah mereka lalui hari kemarin.
Demikian juga dengan diri anda, jangan pernah anda berputus asa. Ingat, optimislah bahwa semua rezeki ada di tangan Allah, qadrat semua ditangan Allah. Semboyan bagi seorang muslim,
قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”(At-Taubah: 51)
Tidak akan ada, tidak mungkin ada sesuatu apapun yang menimpa anda, baik itu bencana atau apapun wujudnya kecuali itu merupakan garis, suratan taqdir yang telah Allah tuliskan.
Sabar, tabah, terima apapun kondisi yang ada, dan semuanya itu pasti akan berlalu. Bahkan sebagai orang yang beriman, sepantasnya anda bersyukur, semakin berat ujian dalam hidup anda, itu cerminan bahwa anda adalah orang besar. Orang yang telah Allah siapkan untuk menjadi orang yang besar. Lihatlah jawaban Rasulullah ketika ditanya oleh sahabatnya,
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ : قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً ؟ قَالَ : الْأَنْبِيَاءُ ، ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ
Dari Mus’Ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash dari ayahnya, ia berkata, “Wahai Rasulullah, Siapakah manusia yang paling keras ujiannya? Maka beliau shallAllahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Orang yang paling keras ujiannya adalah) para nabi, kemudian yang semisalnya dan yang semisalnya….. (Riwayat At-Tirmidzy, Ibnu Majah, berkata Syeikh Al-Albany: Hasan Shahih)
Manusia yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian orang yang dibawah mereka dan seterusnya sesuai dengan tingkat keimanannya. Karenanya ingat Allah telah menegaskan dinamika hidup,
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 155)
Janganlah anda takut, jangan pula anda gentar, apalagi anda putus asa. Percayalah, masa depan anda ada ditangan anda, ada dalam lembaran sejarah anda, masing-masing dari kita membawa qadrat sukses dalam hidup ini. Namun yang seringkali membuat kita merasa gagal adalah karena kita tidak menyadari bahwa kita sedang meniti sebuah langkah, melangkahkan langkah demi langkah untuk menuju pada sukses.
Derita demi derita adalah anak tangga untuk sampai pada tahapan sukses. Sebagaimana dahulu ketika anda kecil tertatih-tatih berjalan, terjatuh bangun, terjatuh bangun lagi, namun pada saatnya toh anda juga pandai berlari. Demikianlah gambaran hidup, tidak pernah ada yang abadi, itulah dinamika kehidupan yang akan terus berputar.
Percayalkah anda tidak akan dijemput ajal anda kecuali benar-benar qadrat sukses anda benar-benar telah anda genggami dan tidak mungkin ada orang lain yang merebutnya dari tangan anda. Semoga pesan singkat ini dapat memotivasi diri anda, sehingga anda tidak pernah dilanda putus asa seberat apapun ujian dalam hidup ini.
Ditranskip dari ceramah Dr. Muhammad Arifin Badri, MA. dengan sedikit perubahan dari redaksi moslemgaul.
Semoga bermanfaat