move_onSulit rasanya menata hati ini. Meski hari telah bergantai, walau waktu terus bergulir, dan pelangi indah menyapa namun semua bak permata yang tak menarik jiwa sedikitpun. Bilakah seperti Laila dan Majnun…..
Perasaan yang terpendam memang menyayat hati, menyesakkan dada. Untaian kata-kata tak kan pernah bisa menggambarkan rasa dalam jiwa. Bila boleh, ku ingin derasnya hujan, gemuruhnya petir, dan badai nan bertiup kencang melumat semua kenangan yang pernah ada. Yah…. kenangan yang meski hanya sesaat tapi begitu sulit untuk dilupakan.
Menata hati ini ibarat mengumpulkan pecahan gelas-gelas pecah, jari jemari berdarah terluka karena goresannya. Mimpi mungkin bila menjadikannya utuh kembali. Mengganti dengan gelas baru mungkin jauh lebih mudah tapi itu sulit.
Bila ku baca deretan buku, move on…… tapi hati kecilku tak pernah bisa berdusta, sulit rasanya melakukan hal itu. Ada saatnya kita memotivasi orang lain namun disaat yang sama terkadang lebih sulit memotivasi diri sendiri.
Ya Allah ku tahu takdirmu adalah yang terbaik. Bila kau datangkan hujan, diawali dengan hitamnya mendung dan kilatan guntur yang bersahut-sahutan, ada satu keyakinan bahwa mentari akan menyapa indahnya dunia dengan biru langit nan mempesona.
HambaMu hanya berusaha dan engkaulah Yang Maha Tahu segalanya. Ku yakin telah kau tetapkan nama itu meski ku tak tahu siapa dan di bumi manakah dia. Teruntuk diriku, bangun dan sadarlah, sambut hari esok dengan bismillah….
Bagi jiwa-jiwa yang merasakan hal yang sama, tak perlu risau. Yuk memantaskan diri agar mendapatkan yang terbaik. Allah janjikan si baik untuk si baik begitupun sebaliknya. Keep spirit and let’s move on……..

dear past, good bye and thank for your lesson……

Dear future, i’m ready to reach you………

 

Solo, 11 januari 2016
Alfaqir ila maghfirati rabbihi…….. Abdullah Ryan